Reformasiterkini.co.id // KEPULAUAN SELAYAR, (DR) – “Satu orang korban tenggelamnya KLM Nurul Saksa yang dinyatakan meninggal dunia ditemukan tadi sekitar pukul 18.00 Wita dengan jenis kelamin perempuan yang tak dapat dikenali lagi wajahnya. Hanya saja sudah dapat dipastikan sebab dilihat dari pakaian dalamnya. Rencana kedua mayat ini akan dibawa ke Makassar dengan menggunakan KN SAR Kamajaya milik Basarnas.

Sehingga untuk hari ini, Selasa 21 Juli 2026 sudah dua orang ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa. Satu mayat ditemukan disekitar Pulau Sanane Pangkep oleh KN SAR Pacitan dari Kendari dan kemudian didrop ke KN SAR Kamajaya untuk dibawa ke Makassar. Yang 1 mayat lagi ditemukan sekitar pukul 11.00 Wita siang di pulau-pulau kecil tak berpenghuni di Pulau Pammolikang Sabalana oleh Tim SAR Gabungan. Namun hingga saat ini belum bisa diidentifikasi namanya.” Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar, Andi Sultan.

Sementara Danpos SAR Selayar, Ronaldhi mengungkapkan bahwa saat ini, Selasa 21 Juli, KN SAR Kamajaya kembali ke Makassar dengan membawa 2 mayat dan sekaligus untuk mengisi BBM. Sementara untuk KN SAR Pacitan dari Kendari (Sutra) dan KN SAR Puntadewa dari Meumere (NTT) masih sedang melakukan proses pencarian. Hari ini sudah memasuki hari ke 7 namun pak Dir memerintahkan untuk penambahan pencarian selama 3 hari kedepan hingga Jumat 24 Juli.” pungkas dia saat ditemui di Kantor Pos SAR Parappa Selayar.

Fixnya total penumpang KLM Nurul Salsa asal Ujung Jampea ini berdasarkan arahan dari pak Dir agar menggunakan angka 78 itu. Nanti di hari terakhir pencarian pada Jumat depan, baru kemudian diperbaiki jika memang terjadi kesalahan. Karena yang diketahui oleh publik sudah terlanjur di angka 78 total penumpang yang beredar. Dari angka 78 itu, sebanyak 62 orang sudah ditemukan, 16 orang dalam pencarian (DP), 3 orang meninggal dunia (MD) dan dinyatakan masih hidup alias selamat sebanyak 59 orang.” katanya.

Sementara itu Kepala Basarnas Makassar, Muhammad Arif Anwar mengungkapkan,”Tim SAR Gabungan pada Selasa 21 Juli telah membagi 6 Sru. Yaitu Sru 1 oleh KN SAR 220 Mataram melakukan pencarian disektor 1 yang dilakukan sesuai SARMAP dengan luas area pencarian 494.5 nm2 dan kemudian Sru 2 oleh KN SAR Puntadewa dengan melakukan pencarian disektor 2, melakukan pencarian sesuai SARMAP dengan luas arae pencarian 494.5 nm2. Sru 3 KN SAR Kamajaya melakukan pencarian disektor 3 sesuai SARMAP dengan luas area pencarian 494.5 nm2.

Sru 4 oleh KRI Hiu dari Palu melakukan pencarian disektor 4 sesuai SARMAP dengan luas area pencarian 494.5 nm2. Sru 5 oleh KN SAR Pacitan melakukan pencarian disektor 5 dengan mendasari SARMAP dengan luas area pencarian 494.5 nm2. Dan terakhir Sru 6 oleh Kapal Pemerintah Desa Kepulauan Sabalana (BPD) dan KLM Mattoangin melakukan pencarian disekitar Perairan Kepulauan Sabalana.” Ronaldhi menambahkan.

Lanjut Dan Pos Selayar, total keseluruhan korban sebanyak 78 orang dengan rincian yang dinyatakan selamat 59 orang yaitu : 1. Firdayanti (21) 2. Abraf (3) 3. Abrar (5) 4. Marliana (31) 5. Wirda (38) 6. Ismail (36) 7. Sofyan (48) 8. Ratang (38) 9. Andi Ratu (46) 10. Arfandi (36) 11. Wail/Nail (17) 12. Basriadi (45) 13. Dahlia (27) 14. Safutra (2) 15. Nur Aeda (50) 16. Halmiati (37) 17. H Bahri (70) 18. Agung Akbar (15) 19. Farhan Ihwani (15) 20. Roemaeni (59) 21. Naila (12) 22. Alfati (8) 23. Jinar (20) 24. Imel Aulia (19) dan 25. Nur Aisyah (20).

26. Elianti Nur (19) 27. Tasmar (49) 28. Jumrawahti (41) 29. Nirdawati (36) 30. Muh Akip (25) 31. Akil Akbar (20) 32. Andi Sahril (40) 33. Yusuf (46) 34. Jasdim (36) 35. Nawir (51) 36. Naya (18) 37. Wahyudi (19) 38. Junaedi (59) 39. Muhammad Askar (4) 40. Salla (46) 41. Anhar (26) 42. Nasman (32) 43. Riswan (5) 44. Arjun (20) 45. Zikri (19) 46. Masran (30) 47. Irfandi (22) 48. Saldianto (25) 49. Dani (35) 50. Marling (36) 51. Igo (27) 52. H. Asdar (46) 53. Sitti Amang (55) 54. Andi Samad (62) 55. Diska (7) 56. Asseng (23) 57. Sri Ardita (17) 58. Jasmal (24) dan 59. Nurmiati (46).paparnya seraya menyebut bahwa korban yang terdaftar dalam manifest dan masih proses pecarian ada 3 orang yaitu Salmawati, S.Pd serta 2 orang lainnya belum teridentifikasi.

Dalam proses pencarian dan masuk didaftar manifest yakni : 1. Cia (19) 2. Bau Intang (50) 3. Sahrul Amin (53) 4. Madang (50) 5. Januari (12) 6. Maridaeng (60) 7. Umar (80) 8. Naura (13) 9. Nurhayati (45) 10. Malida (31) 11. Hasbi (41) 12. Hasriani (18) 13. Jusriawati (24) dan 14. Arfandi (27). Sementara penumpang yang tidak masuk dalam manifest namun menumpang di KLM Nurul Salsa adalah 1. Jaenuddin (51) 2. Musliana (22) dan 3. Hasriati (44).

Adapun sejumlah unsur yang terlibat dalam proses pertolongan dan pencarian yaitu, Tim Rescue KPP Makassar 64 orang, Tim Rescue KPP Kendari 28 orang, Tim Rescue KPP Maumere 15 orang, Tim Rescue KPP Mataram 17 orang, ABK KRI Marlin 877 sebanyak 42 orang, ABK KRI Hiu sejumlah 44 orang, ABK KM Harapan Kita sebanyak 9 orang, BPBD Selayar 7 orang, TNI AL 6 orang, Syahbandar 12 orang, Srop Selayar 4 orang, Polair 7 orang, TNI AU total 17 orang dan beberapa kapal nelayan.

Sementara untuk Alut terdiri dari Rescue Car, Peralatan Komunikasi, Peralatan medis dan evakuasi, KRI Marlin 877, KRI Hiu 634, KM Harapan Kita, KN SAR Kamajaya 104, KN SAR Pacitan, KN SAR Punta Dewa, KN SAR Mataram 220, Pesawat Boeing B737-200 dan Palsar pendukung lainnya. Demikian disampaikan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar. (M. Daeng Siudjung Nyulle)