Reformasterkini.co.id //Makassar -Pemerintah Kecamatan Panakkukang mulai mematangkan persiapan menghadapi pelaksanaan pemilihan ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) serentak di Kota Makassar. Agenda demokrasi tingkat kelurahan ini mendapat perhatian serius, mengingat jumlah RT dan RW di Panakkukang cukup besar dibanding kecamatan lain.

‎Camat Panakkukang, M. Ari Fadli (4/9/ 2025) mengungkapkan bahwa seluruh lurah di 11 kelurahan wilayah Panakkukang telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat sejak beberapa bulan terakhir. Hal ini untuk memastikan warga memahami proses pemilihan dan aturan yang berlaku.

‎“Alhamdulillah, seluruh bapak dan ibu lurah yang ada di Kecamatan Panakkukang sudah dari beberapa bulan sebelumnya melakukan sosialisasi kepada warga mengenai pemilihan RT dan RW ini. Tetapi tentunya kami di Kecamatan Panakkukang masih menunggu juknis regulasi mengenai pemilihan RT dan RW,” ujar Ari Fadli kepada BKM.

‎Lebih lanjut, Ari Fadli menjelaskan bahwa mekanisme pemilihan RT dan RW tahun ini mengikuti kebijakan Pemerintah Kota Makassar. Dimana ketua RT akan dipilih secara langsung oleh masyarakat melalui pemungutan suara. Sementara untuk RW, penentuannya dilakukan melalui musyawarah bersama para ketua RT yang telah terpilih.

‎“Seperti yang kita ketahui bersama bahwa kebijakan Pemerintah Kota Makassar, yang dipilih secara langsung adalah RT. Sedangkan RW akan ditunjuk melalui RT yang sudah terpilih melalui pemilihan secara langsung,” jelasnya.

‎Menurutnya, aturan ini diharapkan dapat memperkuat peran RT sebagai representasi langsung warga, sekaligus memastikan RW terpilih benar-benar merupakan sosok yang mendapatkan legitimasi dari bawah.

‎Ari Fadli menegaskan bahwa pihaknya bersama seluruh lurah di Panakkukang berkomitmen menjalankan amanah ini dengan baik. Ia berharap, proses pemilihan nanti bukan hanya sekadar ajang memilih ketua lingkungan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan politik bagi masyarakat di tingkat paling bawah.

‎“Harapan kami semoga pemilihan RT dan RW ini bisa berjalan baik sebagaimana keinginan bapak wali kota dan ibu wali kota. Pemilihan ini diharapkan memberi edukasi politik dan demokrasi secara langsung kepada masyarakat. Insyaallah, yang terpilih sebagai ketua RT dan RW adalah orang yang memang ditokohkan di masing-masing wilayah,” tambahnya.

‎Selain itu, Ari Fadli juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam proses ini. Ia mengingatkan bahwa keterlibatan warga dalam menentukan pemimpinnya di tingkat lingkungan akan berpengaruh langsung pada pembangunan, pelayanan, dan kondusifitas wilayah ke depan.

‎“Partisipasi masyarakat adalah kunci utama. Karena RT dan RW adalah garda terdepan dalam pelayanan publik, penyampaian aspirasi, hingga menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing,” katanya.

‎Diketahui Kecamatan Panakkukang saat ini terdapat 475 RT dan 90 RW yang tersebar di 11 kelurahan. Jumlah ini menjadikan Panakkukang sebagai salah satu kecamatan dengan basis RT dan RW terbesar di Kota Makassar.

‎Dengan jumlah yang cukup besar tersebut, pemilihan RT dan RW di Panakkukang diperkirakan berlangsung cukup dinamis. Bahkan, tidak menutup kemungkinan akan muncul persaingan ketat di beberapa wilayah. Meski demikian, pihak kecamatan optimistis seluruh tahapan dapat berjalan aman dan tertib.

‎“Insyaallah, dengan sosialisasi yang sudah kami lakukan, masyarakat bisa memahami aturan main dan ikut berpartisipasi tanpa menimbulkan gesekan. Kita semua berharap pemilihan ini bisa menjadi contoh demokrasi yang baik di tingkat paling bawah,” pungkas Ari Fadli.