Reformasiterkini.co.id //MAKASSAR – November 2025, Memasuki usia ke-418, Kota Makassar tak hanya menandai perjalanan waktu, tetapi juga merayakan warisan budaya yang telah menjadi denyut kehidupan masyarakatnya sejak berabad-abad lalu.
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Andi Patiware, S.STP., MM, menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi Kota Makassar merupakan momentum penting untuk memperkuat jati diri dan kebanggaan terhadap nilai-nilai budaya lokal yang telah membentuk karakter masyarakat.
“Di usia ke-418, Kota Makassar tidak hanya merayakan perjalanan waktu, tetapi juga akar budaya yang telah menghidupi setiap lorong, pelabuhan, dan ruang hidup masyarakatnya,” ujarnya.
Andi Patiware menekankan bahwa sejarah panjang Makassar terekam dalam berbagai peninggalan budaya mulai dari Fort Rotterdam, Makam Raja Tallo**, hingga Museum Kota Makassar yang menjadi saksi perjalanan kota ini dari masa ke masa.
“Budaya adalah identitas yang menyatukan masa lalu, masa kini, dan masa depan. Karena itu, menjaga dan menghidupkan warisan budaya adalah bentuk penghormatan kepada para pendahulu serta investasi untuk generasi mendatang,” tambahnya.
Melalui peringatan Hari Jadi ke-418 ini, Dinas Kebudayaan Kota Makassar mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat kebersamaan dalam falsafah **sipakatau, sipakainga’, dan sipakalabbiri’ nilai luhur yang menjadi dasar harmoni kehidupan warga Makassar.
“Kota ini bukan sekadar tempat tinggal, tapi rumah bersama. Mari terus berkarya, melestarikan budaya, dan menenun harmoni,” tutup Andi Patiware.
Selamat Hari Jadi ke-418 Kota Makassar
Mari merawat warisan, menenun masa depan, dan menjadikan budaya sebagai napas pembangunan menuju Makassar yang lebih beradab dan berdaya.(*)








