Reformasiterkini.co.id //Makassar.-Sebuah tonggak sejarah baru dalam dunia organisasi kemasyarakatan (Ormas) di Indonesia resmi berdiri.

Kelompok yang menamakan diri sebagai “The Legend Laskar Merah Putih” telah resmi dideklarasikan sebagai wadah bagi para tokoh senior, pendiri, dan kader militan yang memiliki komitmen jangka panjang terhadap keutuhan NKRI.

Pembentukan ini bertujuan untuk menyatukan kembali semangat juang para tokoh yang telah membesarkan panji Laskar Merah Putih (LMP) selama bertahun-tahun, sekaligus memberikan bimbingan bagi generasi muda ormas tersebut.

Visi dan Misi Utama
Menurut pimpinan kolektif The Legend Laskar Merah Putih, pembentukan ini didasari oleh tiga pilar utama:

Konsolidasi Marwah: Mengembalikan semangat dasar organisasi sebagai pembela kedaulatan bangsa.

Sinergi Sosial: Memperkuat bakti sosial dan bantuan hukum bagi masyarakat kecil (wong cilik).
Pengawal Ideologi: Menjadi garda terdepan dalam menjaga Pancasila dan UUD 1945 dari ancaman radikalisme serta perpecahan.

Momen Deklarasi
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran petinggi organisasi dan perwakilan dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, salah satu inisiator menyampaikan bahwa “The Legend” bukan sekadar nama, melainkan simbol pengalaman dan loyalitas yang tidak luntur dimakan usia.

“Kami tidak ingin sejarah perjuangan ini hilang. The Legend Laskar Merah Putih hadir sebagai jembatan emas yang menghubungkan pengalaman masa lalu dengan tantangan modern masa kini,” ujar juru bicara organisasi.

Rencana Strategis ke Depan
Setelah deklarasi ini, The Legend Laskar Merah Putih dijadwalkan akan melakukan serangkaian kunjungan kerja ke berbagai wilayah untuk melakukan pelantikan pengurus di tingkat daerah.

Fokus utama mereka dalam waktu dekat adalah penguatan ekonomi kreatif berbasis komunitas dan peningkatan literasi hukum bagi anggotanya.

Dengan semboyan “Sekali Melangkah, Pantang Menyerah”, kehadiran kelompok ini diharapkan mampu membawa warna baru yang lebih positif dan konstruktif bagi dinamika organisasi di Indonesia.