Reformasiterkini.co.id //GOWA — Sebuah kebanggaan besar terukir di Lapangan A.H. Nasution, Mako Rindam XIV/Hasanuddin, Desa Mataallo, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa. Pada hari Senin, 26 Oktober 2026, pukul 09.05 Wita, berlangsung Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Bintara Infanteri TNI Angkatan Darat Gelombang III Tahun Anggaran 2026.

Upacara yang penuh khidmat ini dipimpin oleh Mayjen TNI Bangun Nawoko (Pangdam XIV/Hasanuddin), dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi TNI, Polri, Pemerintah Daerah, serta orang tua dan keluarga para siswa yang hadir sekitar 1.500 orang.

Hadir dalam kegiatan antara lain: Brigjen TNI Budiawan Basuki (Danrindam XIV/Hsn), Kombes Pol Syamsu Ridwan, S.Ik. (Kepala SPN Batua Polda Sul-Sel), Fahmi Adam, S.E. (Ketua DPRD Gowa), Letkol Arm Sapari, S.Sos (Dandim 1409/Gowa), H. Andy Azis Peter, S.H., M.Si. (Sekda Kab. Gowa), para Asisten dan Kabalagdam XIV/Hsn, serta Ibu-ibu Persit jajaran Rindam XIV/Hasanuddin.

343 Prajurit Baru Resmi Mengabdi

Sebanyak 343 mantan siswa resmi lulus dan kini menyandang pangkat Sersan Dua. Dalam amanatnya, Pangdam XIV/Hasanuddin menyampaikan rasa bangga dan selamat kepada seluruh lulusan.

“Dengan penuh rasa bangga, saya ucapkan selamat kepada 343 mantan siswa yang kini resmi menjadi prajurit TNI Angkatan Darat. Pencapaian ini harus disyukuri sebagai buah dari kegigihan, kerja keras, serta doa dan restu orang tua,” ujar Mayjen TNI Bangun Nawoko.

Pangdam menegaskan, upacara ini bukan sekadar penanda selesainya pendidikan, melainkan simbol bahwa para prajurit telah mewakafkan jiwa dan raganya untuk mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Bintara — Tulang Punggung Satuan Terdepan

Pangdam XIV/Hasanuddin mengingatkan bahwa Bintara adalah pimpinan satuan terdepan setingkat Komandan Regu yang memegang peran strategis. Oleh karena itu, setiap Bintara dituntut memiliki kemampuan unggul, baik dalam pengetahuan umum maupun teknis militer, serta menjadi teladan yang ditopang oleh keimanan dan ketaqwaan.

Pangdam juga berpesan agar seluruh prajurit baru senantiasa mengamalkan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI, terus belajar dan berlatih, menguasai ilmu Infanteri, serta selalu memegang teguh jati diri TNI sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional, dan Tentara Profesional.

Rangkaian Kegiatan Berjalan Lancar

Upacara penutupan berjalan khidmat dan selesai pukul 09.40 Wita, dilanjutkan dengan pertunjukan demonstrasi kemampuan oleh mantan siswa Dikmaba. Pukul 10.20 Wita, Pangdam XIV/Hasanuddin juga menyempatkan diri memberikan pengarahan kepada para orang tua siswa. Seluruh rangkaian kegiatan resmi berakhir pukul 10.40 Wita dengan lancar dan aman.

Selanjutnya, para lulusan ini akan melanjutkan pendidikan ke tahap berikutnya, yaitu Pendidikan Kejuruan Infanteri, untuk mengasah lebih jauh kemampuan dan keahlian mereka sebagai prajurit Bintara yang profesional dan siap bertugas di seluruh tanah air.

*Sumber : Pendim 1409/Gowa*
.