Reformasiterkini.co.id //Takalar, (4/9/25),Sebuah pernikahan mewah dan meriah telah berlangsung di Dusun Bontoa,Desa Tonasa,Kecamatan Sanrobone yang dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dan anggota komunitas terkemuka. Acara ini menjadi sorotan karena kehadiran keluarga besar Kerajaan Gowa ke-38 Putra Mahkota kerajaan Gowa,Andi Muhammad Imam Dg.Situju dan perwakilan Laskar seni budaya dan Tokoh Adat beserta komunitas Laskar Celebes Indonesia(LCI)
Pernikahan antara Muh.Kadir Dg.Bombong A.md,Tra dan Nurmula Dg.Puji S.Kep,Nes diselenggarakan dengan adat tradisional Makassar yang kental. Dekorasi yang megah dengan sentuhan modern menghiasi seluruh area acara, menciptakan suasana yang elegan dan sakral. Rangkaian acara dimulai dengan prosesi adat seperti aktrasi A’Pangaru yang memukau para tamu undangan.
Kehadiran Putra Mahkota Gowa menambah kemeriahan acara ini. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan selamat kepada kedua mempelai dan berharap agar pernikahan ini membawa berkah dan kebahagiaan yang abadi. “Saya sangat senang bisa hadir di acara yang berbahagia ini. Semoga Muh.Kadir dan Nurmulya selalu diberikan kebahagiaan dan menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah,” ujar Andi Muhammad Imam Dg.Situju
Selain itu, kehadiran komunitas Laskar Celebes Indonesia dan srikandi Laskar celebes indonesia (LCI) juga memberikan nuansa tersendiri. Komunitas ini dikenal sebagai kelompok yang aktif dalam melestarikan budaya dan tradisi Sulawesi Selatan. Beberapa anggota Laskar Celebes Indonesia tampak mengenakan pakaian adat dan turut serta dalam prosesi pernikahan, menunjukkan dukungan mereka terhadap pelestarian budaya lokal.
Budiman Dg.Sutte, selaku wakil ketua komunitas Laskar Celebes indonesi (LCI) mengatakan bahwa kehadiran mereka di acara ini adalah bentuk dukungan terhadap nilai-nilai budaya dan tradisi yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Sulawesi Selatan. “Kami bangga bisa menjadi bagian dari acara yang sakral ini. Pernikahan ini adalah momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi dan melestarikan budaya kita,” katanya.
Acara pernikahan ini juga dimeriahkan oleh berbagai hiburan, mulai dari tarian tradisional, musik akustik, hingga penampilan dari artis lokal. Para tamu undangan tampak menikmati setiap momen acara, berbaur, dan memberikan ucapan selamat kepada kedua mempelai.
Pernikahan Muh.Kadir dan Nurmulya ini tidak hanya menjadi momen bahagia bagi kedua keluarga, tetapi juga menjadi ajang untuk mempererat tali persaudaraan dan melestarikan budaya Sulawesi Selatan. Semoga pernikahan ini menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mencintai dan melestarikan tradisi luhur bangsa.
*Ramma*








