Reformasiterkini.co.id // KEPULAUAN SELAYAR – Setelah dilantik oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Drs H Muhtar, MM sebagai Kepala Dinas Kesehatan pada 19 Juni 2026 pekan lalu, dr Frengki Wijaya langsung bergerak cepat melakukan kunjungan monitoring dan pembinaan ke beberapa Puskesmas diwilayah daratan Pulau Selayar yang meliputi 6 kecamatan yaitu Puskesmas Bontomate’ne, Buki, Bontomanai, Benteng, Bontoharu dan Puskesmas Bontosikuyu. Tujuannya untuk memastikan seluruh jajaran Puskesmas dapat melaksanakan percepatan capaian program kesehatan sisa tahun anggaran 2026.

Kepala Dinas Kesehatan yang juga sebagai mantan Kepala Puskesmas Benteng dalam arahannya menantang para Kepala Puskesmas khususnya didaratan agar dapat bergerak cepat mengejar berbagai indikator program kesehatan khususnya Program Prioritas Nasional serta capaian SPM maupun program strategis daerah seperti yang dilaksanakan di Puskesmas Buki dan Bontosunggu pada Kamis 02 Juli tadi siang.

Namun program yang menjadi fokus percepatan lanjut dr Frengki yaitu Cek Kesehatan Gratis (CKG), Pengendalian Tuberkulosis (TB), Imunisasi, Penanggulangan HIV/AIDS, SMILE Logistik, Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Deteksi Dini Kanker Serviks melalui Pemeriksaan HPV DNA, Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Lokal, Pemenuhan Aplikasi ASPAK, SI-SDMK serta berbagai indikator program kesehatan lainnya. Olehnya itu maka kita harus bergerak cepat.

“Jangan biarkan Kabupaten Kepulauan Selayar kembali menjadi langganan yang berada pada papan urutan terakhir dalam setiap pelaporan yang ditampilkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. Sebab saya yakin dan merasa optimis dengan kerja sama, komitmen dan semangat seluruh jajaran, kita akan mampu memperbaiki capaian ini,” tegas Frengki Wijaya saat memberikan arahan.

Selain itu, Kepala Dinas Kesehatan juga memberikan motivasi kepada seluruh tenaga kesehatan agar senantiasa mengedepankan semangat dengan memberikan pelayanan prima kepada seluruh masyarakat. Kita sebagai tenaga kesehatan bukanlah seorang pedagang. Kita adalah pelayan masyarakat. Mari kita kembalikan wajah pelayanan kesehatan di Kabupaten Kepulauan Selayar. Jangan bekerja karena tekanan, tetapi bekerjalah dengan hati yang tulus, penuh keikhlasan dan rasa tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.”katanya.

Monitoring ini tambah dr Frengki, sekaligus menjadi ajang evaluasi terhadap berbagai kendala yang dihadapi Puskesmas dalam pelaksanaan program serta mencari solusi bersama agar target-target pembangunan kesehatan dapat tercapai secara optimal hingga akhir tahun 2026 nanti.” imbuhnya lagi.

Dalam kegiatan monitoring dan pembinaan ini, Kadis Kesehatan didampingi oleh Kepala Bidang SDK, Ashap Taufik, SKM, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Hj Arwiana, S.Kep, Ns, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Hj Andi Rukaya, SKM serta para penanggung jawab program dilingkungan Dinas Kesehatan setempat.

Dan melalui kunjungan monitoring ini diharapkan terbangun semangat baru, budaya kerja yang lebih cepat, disiplin yang berorientasi pada hasil sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat semakin berkualitas serta capaian program kesehatan Kabupaten Kepulauan Selayar dapat meningkat secara signifikan di tahun 2026. (M. Daeng Siudjung Nyulle)