Reformasiterkini.co.id //TAKALAR – Menjelang petang, personel Polsek Mappakasunggu meningkatkan patroli rutin di sejumlah ruas jalan yang dinilai rawan dijadikan arena balap liar dan aksi freestyle.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 27 Juli 2026, sekitar pukul 17.47 WITA itu menjadi bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukumnya.

Dipimpin Ka SPK III BRIPKA Aminuddin Abbas bersama Ka Jaga AIPTU Sahrul J dan personel piket Intel BRIGPOL Muh. Faisal Saleh, patroli difokuskan pada lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi tempat berkumpulnya para remaja untuk melakukan balap liar maupun atraksi berkendara berbahaya.

Selain melakukan pemantauan, petugas juga memberikan imbauan secara humanis kepada masyarakat, khususnya kalangan remaja, agar tidak melakukan aktivitas yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Dalam dialog dengan warga, personel kepolisian mengingatkan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta menjadikan jalan raya sebagai ruang publik yang aman bagi seluruh pengguna jalan.

Pendekatan persuasif tersebut mendapat respons positif dari masyarakat yang mengapresiasi kehadiran polisi di tengah aktivitas sore hari.

Patroli berakhir dalam keadaan aman dan kondusif. Kehadiran polisi di titik-titik rawan diharapkan mampu menekan potensi gangguan kamtibmas sekaligus mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas yang dipicu aksi ugal-ugalan di jalan.

Kapolsek Mappakasunggu IPTU A. Izullah, S.H., menegaskan bahwa patroli rutin akan terus diintensifkan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurutnya, balap liar dan aksi freestyle bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga mengancam keselamatan pelaku maupun pengguna jalan lainnya.

“Karena itu kami mengedepankan langkah preventif melalui patroli dan edukasi kepada masyarakat, khususnya para remaja. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk orang tua, untuk bersama-sama mengawasi dan membimbing anak-anak agar tidak terlibat dalam aktivitas berbahaya di jalan raya. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif,” ujar IPTU A. Izullah, S.H.

Asw-19