Reformasiterkini.co.id //TAKALAR, Minggu, 11 Oktober 2026 — Ketua Pengurus Besar Himpunan Pelajar Mahasiswa Takalar (PB Hipermata), Muhammad Nasrum, menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Kapolres Takalar, AKBP Ginanjar Fitriadi, S.H., S.I.K., M.H., khususnya dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepolisian yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Menurut Nasrum, pelayanan kepolisian yang baik tidak hanya diukur dari keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dari kemampuan institusi Polri dalam merespons keluhan masyarakat, memberikan perlindungan, serta membangun hubungan yang harmonis dengan warga.
Ia menilai, menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi pelayanan merupakan langkah penting untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Karena itu, peningkatan kualitas pelayanan harus diwujudkan melalui tindakan nyata, respons yang cepat, serta pendekatan yang humanis di tengah masyarakat.
“Polisi harus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Keberhasilan kepolisian tidak hanya dilihat dari penegakan hukum, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat merasakan kehadiran dan manfaat pelayanan Polri dalam kehidupan sehari-hari,” demikian pandangan yang ditekankan dalam apresiasi tersebut.
Respons Cepat Dan Penguatan Pelayanan di Tingkat Polsek
Nasrum juga menyoroti pentingnya optimalisasi layanan Call Center 110 sebagai salah satu akses masyarakat untuk melaporkan kejadian, meminta bantuan, maupun menyampaikan informasi yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban.
Target respons cepat maksimal 10 detik menjadi standar pelayanan yang perlu didukung dengan kesiapan personel, koordinasi yang efektif, serta tindak lanjut laporan secara profesional.
Kecepatan menjawab panggilan, menurutnya, harus diikuti dengan kecepatan dan ketepatan penanganan di lapangan.
Selain itu, penguatan pelayanan di tingkat Kepolisian Sektor (Polsek) dinilai strategis karena jajaran tersebut berada lebih dekat dengan masyarakat.
Dengan pelayanan yang mudah dijangkau, komunikasi yang terbuka, dan penanganan persoalan secara cepat, kehadiran polisi diharapkan semakin dirasakan hingga tingkat kecamatan dan kelurahan maupun desa.
Membangun Kepercayaan Publik Melalui Kolaborasi
Ketua PB Hipermata tersebut menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian merupakan modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.
Kepercayaan itu perlu dirawat melalui transparansi, profesionalisme, konsistensi pelayanan, serta keterbukaan terhadap kritik dan masukan masyarakat.
Ia juga menilai bahwa hubungan antara kepolisian dan kalangan pemuda serta mahasiswa perlu terus diperkuat.
Pelajar dan mahasiswa memiliki peran strategis sebagai mitra kritis yang dapat memberikan masukan, menyampaikan aspirasi masyarakat, sekaligus berpartisipasi dalam menjaga situasi daerah tetap aman dan kondusif.
Menurutnya, kolaborasi antara Polri, organisasi kepemudaan, mahasiswa, dan masyarakat dapat menjadi fondasi dalam membangun lingkungan sosial yang lebih aman, tertib, dan harmonis.
“Polisi Bersama Masyarakat”Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” menjadi pesan penting dalam membangun hubungan yang lebih dekat antara kepolisian dan warga. Polri diharapkan tidak hanya hadir ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga aktif membangun komunikasi, mendengarkan aspirasi, serta melakukan langkah-langkah pencegahan di tengah masyarakat.
Apresiasi yang disampaikan Muhammad Nasrum diharapkan menjadi dorongan bagi Polres Takalar untuk terus meningkatkan mutu pelayanan, memperkuat respons terhadap kebutuhan masyarakat, dan menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Pada akhirnya, pelayanan kepolisian yang berkualitas bukan semata-mata tentang kecepatan merespons laporan, melainkan juga tentang kepastian tindak lanjut, rasa aman, keadilan, dan kepercayaan yang tumbuh di tengah masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan, Polri dan masyarakat diharapkan dapat terus berjalan beriringan untuk mewujudkan Kabupaten Takalar yang aman, tertib, dan kondusif.






