Reformasiterkini.co.id //MAKASSAR, 25 OKTOBER 2026 — Minggu sore, 25 Oktober 2026, adalah waktu yang seharusnya menjadi momen istirahat dan berkumpul bersama keluarga. Namun bagi Wali Kota Makassar sekaligus Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan, Munafri Arifuddin — yang akrab disapa Appi, kebersamaan dengan warga justru menjadi prioritas.

Di sore hari yang hangat itu, Appi mendatangi Kecamatan Mariso, tepatnya di Kelurahan Lette, Jalan Cendrawasih 3. Kedatangannya disambut antusias oleh warga, tokoh masyarakat, para pemuda, ketua RT dan RW, serta Lurah Lette, Andi Tenri. Suasana berjalan penuh kehangatan dan kekeluargaan.

“Bukan di ruang rapat yang megah, melainkan di jalanan, di halaman rumah warga. Di sinilah seharusnya seorang pemimpin berada — di tengah rakyatnya.”

Kehadiran Appi di tengah warga pada hari libur bukan sekadar kunjungan biasa. Ini adalah cerminan gaya kepemimpinan yang peduli, dekat, dan hadir. Warga menyambutnya dengan sukacita dan antusiasme yang tulus, menunjukkan betapa masyarakat sangat merindukan sosok pemimpin yang senantiasa menyempatkan waktu untuk mendengar dan berbaur langsung dengan mereka.

Di era keterbukaan saat ini, warga Kota Makassar semakin menaruh harapan besar pada pemimpin yang tidak hanya sibuk di balik meja kerja, tetapi yang berani turun ke jalan, menyapa, mendengar keluh kesah, dan memahami realitas kehidupan warganya secara langsung.

“Kehadiran Pak Wali di tengah kami adalah pengingat bahwa kepemimpinan sejati itu melayani, bukan dilayani. Beliau datang bukan untuk dipuja, tapi untuk menyapa dan mendengarkan.”

Langkah sederhana namun bermakna ini menjadi bukti nyata bahwa di bawah kepemimpinan Appi, jarak antara pemerintah dan masyarakat semakin tipis. Blusukan seperti inilah yang membangun kepercayaan, menumbuhkan kehangatan, dan menguatkan harapan bersama — bahwa Makassar dipimpin oleh seorang pemimpin yang benar-benar ada untuk rakyatnya.

✅ SIAP DIPUBLIKASIKAN Kak! 🙏😊 Semoga bermanfaat