Reformasiterkini.co.id //Makassar -Camat Wajo, Maharuddin, S.Sos., M.M, menghadiri kegiatan Urban Farming Festival yang digelar oleh Dinas Pertanian dan Perikanan (DP2) Kota Makassar di Anjungan City of Makassar, Senin (3/11/2025). Dalam kegiatan tersebut, Maharuddin turut melakukan penyerahan bibit tanaman secara simbolis sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan pertanian perkotaan yang menjadi program unggulan Pemerintah Kota Makassar.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-418 Kota Makassar** dengan mengusung tema Urban Farming Festival. Festival tersebut menjadi ajang untuk menampilkan berbagai inovasi berbasis lingkungan dan pemberdayaan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan perkotaan.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang membuka kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi kepada DP2 atas komitmennya menghadirkan program berkelanjutan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Sebagai kota besar, Makassar tidak memiliki lahan pertanian luas untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat. Karena itu, kita harus bisa memaksimalkan potensi yang ada melalui pertanian lahan sempit,” ujarnya.

Menurutnya, program Urban Farming** merupakan solusi cerdas untuk menjaga ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi warga perkotaan. Melalui konsep ini, pengelolaan sampah organik, pertanian, dan perikanan disatukan dalam satu ekosistem produktif dan berkelanjutan.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Makassar Hj. Melinda Aksa, Kepala DP2 Makassar, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, tim ahli Pemkot, serta para Camat dan Lurah se-Kota Makassar,

Camat Wajo, Maharuddin, menyatakan dukungannya terhadap gerakan ini dan menegaskan pentingnya partisipasi aktif masyarakat.

“Urban Farming adalah gerakan bersama untuk menciptakan kota yang mandiri pangan, hijau, dan berdaya. Kami di Kecamatan Wajo siap mendukung dan menggerakkan warga agar ikut berpartisipasi,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Makassar terus menunjukkan komitmennya untuk mengintegrasikan inovasi lingkungan, ekonomi kreatif, dan pelestarian alam dalam satu visi besar menjadikan Makassar sebagai kota berkelanjutan dan berbudaya.(**)